Tuhan terkadang sakit pada goresan luka kecil yang ku buat
ini rasanya lebih baik di bandingkan aku harus menahan sakit batin yang
menyiksa hatiku ini. Sering aku membuat goresan goresan kecil ini, biarpun
menyakitkan aku selalu bisa merasakan ketenangan di dalamnya. MAAF! Maaf karena
aku harus menangis lagi tuhan, maaf untuk janji yang tak bisa ku tepati. Aku
masih mencari diriku yang dulu, sosok tegar ku, sosok ceriaku. Aku mencintaimu
tuhan, sama halnya seperti aku menyayangi kedua orang tuaku dan orang-orang yang
ku sayang lainnya. Entah bagaimana, bertawakal kepadamu? semua
caran sudah aku lakukan, tapi tetap saja rasa sakit ini terus menyiksa batin
ku. Aku benci diriku yang lemah kini! Aku benci diriku yang rapuh kini! Dan aku benci ketidakberdayaan ini! Tak pernah lagi ku temukan sosok terang yang
dulu selalu ada. Dimana selalu ada bahagia. Aku butuh, sungguh
membutuhkan sosok ‘papa’. Maaf tuhan, maaf jika aku selalu mengeluh. Kadang
untuk melenyepkan sejenak kesesakan ini aku sering membuat diriku sibuk, bahkan sangat
sibuk, sampai aku pun tidak memikirkan kesehatan diriku.
Ya benar, aku tetap membuat diriku semakin sibuk. Karena apa! Aku benci dengan semua rasa sepi ini, dengan semua keterasingan ini, entah
mengapa! Kenapa disaat nabil meninggal, papa ikut juga bahkan bukan dalam
hitungan tahun, tapi hitungan bulan, kenapa bukan aku? apa dengan menanggalkan semua ini dulu?
SUDAH! Sudah aku lakukan semua itu demi mereka yang aku sayang. Kenapa aku tak pernah bisa melupakan semua kejadian
itu, kejadian di saat aku melihat sosok yang begitu aku kagumi, sosok yang
selalu menjadi tameng kehidupan ku, aku melihatnya terbujur kaku, terkulai
lemas, pucat pasif, bisu tanpa kata. papa pergi!! Pergi meninggalkan aku
tanpa satu kata pun. kenapa disaat aku masih berusia labil seperti ini? Usia yang membutuhkan sosok motivasi besar.
Kenapa ?! Tenapa aku harus melihat kejadian yang sama itu 2 kali dalam waktu
yang singkat dan cepat ?! Tuhan, sungguh ini membuat ku phobia, membuatku
merasa sangat ketakutan, membuatku merasa sangat tertekan!!
Sudah satu tahun ini berlalu, aku lelah tuhan! Aku ingin
teriak, peluk aku sebentar saja agar aku bisa merasakan ketenangan itu walau hanya untuk sementara.
