Jumat, 13 Juli 2012

Dear God


Tuhan terkadang sakit pada goresan luka kecil yang ku buat ini rasanya lebih baik di bandingkan aku harus menahan sakit batin yang menyiksa hatiku ini. Sering aku membuat goresan goresan kecil ini, biarpun menyakitkan aku selalu bisa merasakan ketenangan di dalamnya. MAAF! Maaf karena aku harus menangis lagi tuhan, maaf untuk janji yang tak bisa ku tepati. Aku masih mencari diriku yang dulu, sosok tegar ku, sosok ceriaku. Aku mencintaimu tuhan, sama halnya seperti aku menyayangi kedua orang tuaku dan orang-orang yang ku sayang lainnya. Entah bagaimana, bertawakal kepadamu? semua caran sudah aku lakukan, tapi tetap saja rasa sakit ini terus menyiksa batin ku. Aku benci diriku yang lemah kini! Aku benci diriku yang rapuh kini! Dan aku benci ketidakberdayaan ini! Tak pernah lagi ku temukan sosok terang yang dulu selalu ada. Dimana selalu ada bahagia. Aku butuh, sungguh membutuhkan sosok ‘papa’. Maaf tuhan, maaf jika aku selalu mengeluh. Kadang untuk melenyepkan sejenak kesesakan ini aku sering membuat diriku sibuk, bahkan sangat sibuk, sampai aku pun tidak memikirkan kesehatan diriku.

Ya benar, aku tetap membuat diriku semakin sibuk. Karena apa! Aku benci dengan semua rasa sepi ini, dengan semua keterasingan ini, entah mengapa! Kenapa disaat nabil meninggal, papa ikut juga bahkan bukan dalam hitungan tahun, tapi hitungan bulan, kenapa bukan aku? apa dengan menanggalkan semua ini dulu? SUDAH! Sudah aku lakukan semua itu demi mereka yang aku sayang. Kenapa aku tak pernah bisa melupakan semua kejadian itu, kejadian di saat aku melihat sosok yang begitu aku kagumi, sosok yang selalu menjadi tameng kehidupan ku, aku melihatnya terbujur kaku, terkulai lemas, pucat pasif, bisu tanpa kata. papa pergi!! Pergi meninggalkan aku tanpa satu kata pun. kenapa disaat aku masih berusia labil seperti ini? Usia yang membutuhkan sosok motivasi besar. Kenapa ?! Tenapa aku harus melihat kejadian yang sama itu 2 kali dalam waktu yang singkat dan cepat ?! Tuhan, sungguh ini membuat ku phobia, membuatku merasa sangat ketakutan, membuatku merasa sangat tertekan!!

Sudah satu tahun ini berlalu, aku lelah tuhan! Aku ingin teriak, peluk aku sebentar saja agar aku bisa merasakan ketenangan itu  walau hanya untuk sementara.

0 komentar:

Posting Komentar