Senin, 05 Desember 2016

Yang Memang Harus Pergi




Orang-orang yang memang sejak awal tidak ingin bersama kita, memang lebih baik dilepaskan.
Meski sudah menaruh banyak perasaan kepadanya, tetap tinggal hanya akan menggores-goreskan luka pada diri sendiri setiap waktunya.

Walau berjuta alasan telah dibisikkan kepadanya, itu tidak akan cukup jika hatinya memang telah ditakdirkan pada yang lain. Cukup lepaskan.
Jika nanti ia ingin tinggal, biarkan. Jika nanti ia ingin pergi, lepaskan. Jika kita masih menjadi yang terbaik baginya, maka ia akan kembali juga pada akhirnya.

Jangan pernah mempertahankan sesuatu yang tidak bisa dipertahankan meski dengan beribu alasan. Karena cinta bekerja dengan saling bertahan, bukan hanya satu bertahan kemudian yang satu melepas secara perlahan.
Cinta harus memiliki hanya berlaku untuk mereka yang didambakan juga berharap pada perasaan yang sama.

Karena sekuat mana pun kita menggenggam, kalau itu bukan takdir kita, maka akan terlepas juga. Sebaik apapun kita mengada-ada kebaikan takdir yang ditentukan sendiri, takdir-Nya masih tetap yang terbaik.
Kita mungkin menemukan cinta, begitu pula kehilangannya. Namun, ketika cinta itu mati, kita tidak perlu mati bersamanya.

Tidak perlu.
Biarkan cinta itu kembali menempuh takdirnya. Tidak perlu memanggil kembali apa yang seharusnya pergi. Karena sesuatu yang telah pergi, meski kembali ia tak akan pernah sama lagi.

0 komentar:

Posting Komentar