Perjuangan yang mungkin paling sulit dilakukan bukanlah memperjuangkan apa yang ingin dicapai/dimiliki, melainkan melepaskan apa-apa yang disenangi dan dicintai. Perjuangan untuk melepaskan segala bentuk kecintaan pada hal-hal yang memang tidak selayaknya mendapatkan lebih banyak cinta selain kepada Tuhan.
Perjuangan untuk melepaskan orang yang didambakan demi meraih keridhaan, perjuangan untuk melepaskan pagi demi bangun dan berjajar rapi di barisan jamaah subuh, perjuangan melepaskan gadget demi lebih bisa memerhatikan orang lain. Dan aneka bentuk kecintaan dan kecenderungan manusia yang lain.
Semakin hari, semakin tumbuh pemahaman baru yang membuatku semakin menyadari bahwa makna perjuangan itu bukanlah diukur dari apa yang didapatkan, melainkan apa yang menjadi tujuan dan bagaimana cara meraih tujuan itu.Aku hanya khawatir tentang niat dan tujuan, ketika ternyata aku salah meletakkan niat dan tujuan itu. Maka, bagaimana Dia melihat perjuanganku bila demikian?

0 komentar:
Posting Komentar