Tenyata jadi se sesak ini dikekang rindu, bu.
Sudah berapa bulan, sudah berapa minggu, sudah berapa malam ku lewati hari-hari ditanah rantau tanpa kehadiran sosok yang biasa menemaniku.
Coba ibu lihat langit berbintang itu
Disana ku gantungkan banyak doa dan harapan pada illahi bu
karna ku tahu hanya doa yang mampu menjagamu saat jarak mulai memasung raga kita.
Jendela langit begitu luas bu, hingga kutemukan wajahmu kembali dalam ingatan.
Jendela langit begitu luas bu, hingga kutemukan wajahmu kembali dalam ingatan.
Lagi.
Kembali basah pelupuk mata ini
karna nyatanya rindu kerap membuatku nyaris hilang kesabaran.
Rindu itu berat bu
Didalamnya kutemukan banyak ke khawatiran
Didalamnya kutemukan banyak Penantian
Kebahagian menanti itu yang selalu ku jaga bu
Penantian untuk kembali pulang
Yogyakarta, 1 Juni 2016

0 komentar:
Posting Komentar