Rabu, 19 Oktober 2016

Dicintai Karena Allah?

Kau berharap dicintai seseorang karena Allah, sudahkah kau terus belajar menuju apa-apa yang benar Allah cintai?
Bagaimana mungkin seseorang bisa jatuh hati padamu karena Allah, sementara hal-hal yang Allah cintai saja enggan kau dekap dalam kehidupan.
Barangkali, yang seperti inilah yang sering membuat kita terkulai dihajar harapan kita sendiri. Sebab kita terlalu asyik bergantung pada harapan, tapi lupa untuk benar-benar tulus mengupayakan.
Harapan itu akan semakin nikmat bila kita berserah setelah benar-benar mengupayakan. Harapan itu akan semakin legit setelah kita paham bahwa upaya kita menuju harapan bukan semata-mata karena ingin harapan itu menjadi nyata, tapi karena kita paham ketika kita berjalan menuju harapan baik berarti kita sedang mengakrabi kebaikan. 
Bukan semata apa tujuannya, tapi bagaimana kita berbahagia menyesap prosesnya.

0 komentar:

Posting Komentar